Home | Bogor Raya | Kementerian Pertanian Targetkan 1000 Sapi Belgian Blue Lahir Tahun 2019

Kementerian Pertanian Targetkan 1000 Sapi Belgian Blue Lahir Tahun 2019

Kementeri Pertanian, menargetkan 1000 ekor anak sapi keturunan Belgian Blue lahir pada 2019 mendatang. Hal itu dilakukan bertujuan untuk meningkatkan produksi daging sapi di Indonesia melalui peningkatan mutu genetik ternak.

Program Pengembangan Sapi Ras Baru tersebut telah diuji coba pada 2017 dan mulai difokuskan pengembangannya mulai tahun ini. Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan kesehatan Hewan juga telah menyusun Road Map untuk pengembangannya.

“Sapi Belgian Blue merupakan salah satu ‘breed’ baru yang masuk ke Indonesia dan juga merupakan salah satu sapi terbaik di Eropa yang berasal dari Belgia,” kata Sugiono selaku Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen PKH saat melakukan peninjauan di BET Cipelang, Bogor, Sabtu (10/3).

Ia menyampaikan, alasan dipilihnya Sapi Belgian Blue untuk dikembangkan secara khusus oleh Kementerian Pertanian adalah sapi jenis ini memiliki persentase karkas lebih tinggi (70-80%) dibandingkan sapi lainnya.

Sehingga menurutnya, jika pengembangan sapi BB dilakukan melalui semen beku/embrio BB, maka akan jauh lebih murah dibandingkan memasukan sapi hidup dari negara asalnya.

Lebih lanjut Ia sampaikan, pengembangan sapi Belgian Blue dilakukan melalui teknologi Inseminasi Buatan (IB) dan Embrio Transfer (ET) yang diawali dengan uji coba Impor pada tahun 2015-2016 sebanyak 22 embrio dan semen beku 200 dosis di BET Cipelang Bogor secara tertutup.

“Sampai Maret 2018 kita telah berhasil melaksanakan kegiatan Transfer Embrio (TE) sebanyak 372 embrio dan dilahirkan 20 ekor sapi Belgian Blue melalui IB dari persilangan (simental, Limousin, dan FH) dan hasil Embrio Transfer 3 ekor,” ungkap Sugiono.

Ia menyebutkan, saat ini sapi yang dalam kondisi bunting hasil TE sebanyak 10 ekor dan IB 36 ekor. Selain itu di Balitnak Ciawi juga terdapat 4 ekor sapi bunting hasil TE.